How Rainbow is Formed

Rainbow is one of optic phenomena that happens in the atmosphere of the earth naturally. We can see it at mountin range, or when it is cloudy, or when it is raining and rising of sun. We have to be the other side for looking. We just can see it a half of circle form, but acctually the rainbow is a circle form. We can see it perfectly, if it is seen by standing in the high place. It is real that rainbow is a circle form not like parabola form. On the ground, we can not see perfectly, except if we are in the high place like in the air plane or standing on top of moutain. When we are looking at rainbow’s colors, we will see them that ordered of red is on the highest order, and purple is on the lowest order.
Red is more dominant than another color caused by having biggest wave between others. Therefore the red one is in the highest order and purple one is in lowest order. How rainbow is formed? Try to watch it when light of sun concerns a 90-degree angle mirror or a glass prism side, or surface of soap foam. We can see colors on the light. The light is rayyed to be some wave lenght of light that it is seen by our eyes as red, bright red, yellow, green, blue and purple. These colors are compnents of light that they are called visible light. The other component is invisible light such as infrared (red is in the right side), and ultraviolet (bright red is in the left side).
So, we can see the beautiful rainbow because there are some processes to be beautiful rainbow

By nurmilam

Legenda of Bukit Botak

created by : Nurmila Mustika
Pada zaman dahulu ada sebuah keluarga yang sangat kaya tinggal di sebuah rumah yang sangat besar dan dekat dengan keramaian didaerahnya, mereka memiliki banyak lahan pertanian dan memiliki banyak harta karun yang tersimpan. Pada suata ketika, ada seorang nenek tua yang datang membawa dua orang cucunya dimana cucunya yang tua miliki penyakit yang sangat menjijikkan dan banyak warga yang tidak suka melihatnya sedangkan cucu yang sedang di gendongnya memiliki penyakit kulit yang amat mengerikan, sehingga sang nenek tak dapat memiliki pekerjaan dan hanya mengharapkan dari orang-orang kaya seperti keluarga yang memiliki rumah besar tersebut.
Beberapa menit kemudian, sang nenek memberanikan diri untuk menggerakkan besi yang melingkar untuk membunyikan bel di pintu pagar nya, namun telah lama sang nenek menunggu akhirnya pemilik rumahpun membukakan pintu pagar yang tertutup rapat itu, dengan muka yang merah dan sangar nampak nya pemilik rumah tersebut marah kepada yang nenek dan tak menyukai nenek tersebut. sang nenekpun menangis dan putus asa terhadap apa yang telah dilakukan oleh orang kaya tersebut, sang nenek pun berdoa kepada ALLAH dan meminta ALLAH menyadarkan orang kaya tersebut agar tidak angkuh dan sombong lagi. Sang nenek meminta keadilan kepada Allah agar orang kaya tersebut merasakan sakit nya hati sang nenek saat diperlakukanseperti itu. Tak lama kemudian petir dan kilat pun segera merubah warna awan yang putih menjadi gelap.
Waktu pun berjalan semakin berlalu, hari-hari yang indah dan dilimpahi oleh harta berubah menjadi lubang kesengsaraan bagi orang kaya itu. Salah satu petani penggarap lahan pertaniannyapun melaporkan bahwa hasil pertanian nyaris gagal dan tidak dapat dipanen karena diserang oleh wabah penyakit, dan harta karun yang tersimpan pun tiba-tiba hilang begitu saja tanpa ada sisa satupun. Sang petanipun menyadari dan nampak bingung dengan apa yang menimpa dengan keluarganya. Sang nenek tua selalu memantau perkembangan dari perubahan ekonomi orang kaya sombong tersebut, nenek hanya tertawa dan berdiri dengan tegap mengenakan kalung emas yang terlihat cukup besar melingkar di lehernya dan berpenampilan seperti orang kaya, sang cucu yang sakit tiba-tiba menjadi cucu-cucu yang cantik dan lucu-lucu.
Orang kaya itu mulai merasa bingung dan ia pun menjadi histeris dan berusaha menerangkan kepada anak-anaknya dan istri bahwa mereka telah bangkrut, dan apa yang terjadi? Anak-anaknya pun marah meninggalkannya. setelah beberapa menit anaknya pergi dari rumah tiba-tiba warga setempat mengantarkan anaknya pulang dengan kondisi yang kritis dan harus dirawat, para tabib pun sudah dipanggil dan tidak ada satupun tabib yang bisa dari negeri cinapun tabib sudah di panggil, namun hasilnya nihil, berbulan-bulan mereka sampai-sampai menjual lahan-lahan pertanian dan rumah yang ditempati pun yang megah nan elok telah dijual oleh mereka demi mengobati anak mereka, namun fakta yang terjadi tetap nihil dan tidak bisa disembuhkan.
Suatu ketika sang ayah dari anak itu atau orang kaya tadi meratapi hidupnya dan ia pun teringat dengan kesalahannya kepada nenek-nenek pengemis tua yang membawa kedua cucunya yang berpenyakitan meminta sepiring nasi kepadanya dan tidak diberikan olehnya, dan ia merasakan betapa sakit hatinya sang nenek ketika itu. ia berusaha untuk mencari pengemis tua itu, dan setelah berkeliling-keliling ditengah perjalanannya ia menemui seorang wanita tua yang nampaknya orang kaya, ia membagi-bagikan makanan kepada warga kampungnya dan memberikan sedekah kepada orang banyak.
Laki-laki tua itu menemui nenek itu, setelah dekat dan melihat sang nenek ia teringat bahwa nenek itu adalah pengemis tua yang ia caci beberapa hari belakangan ini. Sang nenek malah memberikan sebungkus nasi kepadanya, sang laki-laki pun membuang nasi pemberian itu dan tetap berlaku sombong kepada sang nenek, tanpa maminta maaf dan ia pun segera pergi.
Ditengah-tengah keangkuhannya ia menemui mata para warga yang telah menerima sedekah dari nenek tua itu, dan laki-laki itu marah dan segera pergi. Semua wargapun nampak marah melihat perlakuan laki-laki tersebut. kemudian ia segera pergi dengan membawa amarah dan rasa iri hati yang ia miliki.
Seketikanya sampai dirumah, ia melihat anaknya yang sakit dan ia terfikirkan akan anaknya terus menerus. Ia pun tak sempat makan dan minum, rambut pun kian habis rontok karena memikirkan anaknya, namun karena keangkuhannya yang tak mau menerima belas kasihan dari orang lain yang membuat ia semakin marah. Namun, istrinya meminta ia untuk segera meminta maaf kepada pengemis yang telah mereka sakiti dan akhirnya ia mendengarkan apa nasehat istrinya.
Setelah bertemu dengan pengemis tua itu, ia segera meminta maaf dan memohon kepada nenek itu untuk memaafkan kesalahannya selama ini, sang nenek berkata dan meminta ia untuk menjadi orang yang baik, tidak angkuh dan rela berbagi terhadap sesama, apa bila ia angkuh kembali maka bahaya akan menimpanya dikemudian hari. Laki-laki itu setuju terhadap apa yang dijanjikan pengemis itu kepadanya.
Beberapa waktu kemudian keadaan kembali seperti semula, sang laki-laki itu telah memiliki hak mereka kembali dan anaknya pun telah disembuhkannya. Karena kenikmatan yang telah ia miliki kembali, rasa serakah dari sang lelaki itu tak bisa di hilangkan, ia sungkan berbagi terhadap sesama dan membenci rasa tolong-menolong. Akhirnya setelah sang nenek mengetahuinya ia langsung membolak-balikkan keadaan menjadi ricuh dan kepala laki-laki itu yang rambutnya telah habis berubah menjadi gundul dan oleh sang nenek dijadikan sebuah bukit dan di taruh di atas bukit tersebut. Semua warga sekitar menamakannya “Bukit Botak”.
Dari cerita tersebut kita dapat mengambil hikmahnya, bahwa janganlah bersifat angkuh dan serakah, marilah kita berbagi terhadap sesama. Mari bantu rakyat miskin yang membutuhkan uluran tangan dari kita.

By nurmilam

The Legenda of Bukit Botak

created by Nurmila Mustika

long times ago there was a very rich families who lived in a very large house and their region close to the crowd, they have a lot of agricultural land and has many treasures stored. Once upon a time, there was an old woman who came in with two grandchildren where old granddaughter had a very disgusting disease and many people do not like to see it while carrying her grandchild who was in had a very horrible skin disease, so his grandmother could not have a job and only expect from rich people like families who have the mansion.
A few minutes subsequently, the grandmother ventured to drive a circular iron to rang the bell at his gate, but the grandmother had a long time to wait, and finally the house owner opened the gate that was closed, with a red face and his apparent frightening home owners are angry to the grandmother and the grandmother did not like. The grandmother was crying and despair over what has been done by the rich man, the grandmother was praying to GOD and asks GOD is aware of the rich not to be proud and arrogant again. The grandmother asked the justice to God for the rich man felt his heart ache when treated grandmother . Soon thunder and lightning soon change the color from white in to the dark clouds.
The time was running more passes , the days are beautiful and endowed by the treasure turned into a hole for the rich man’s misery . One peasant land agricultural reported that agricultural output barely failed and could not be harvested because it was attacked by the plague , and the treasure was stored suddenly disappear without any residual single . The farmer aware and seemed confused by what happened to his family . Old grandmother always monitor the development of the economic changes of the arrogant rich man , grandma just laughed and stood upright wearing a gold necklace that looks big enough around his neck and looking like the rich , the sick grandchildren suddenly become beautiful grandchildren and funny .
The rich man begins to feel confused and she became hysterical and tried to explain to his children and wife that they had been bankrupt , and what happens ? Her children left her angry . after a few minutes her son away from the locals suddenly drove her home in a critical condition and had to be hospitalized , the doctors had already called and none of the foreign physician from china had been cold , but the fact remains that happened it can not be cured .
Once when the father of the child or the rich man was lamenting his life and he was reminded of his guilt to granny old beggar who carries two grandchildren who have diseases ask for a plate of rice given to him and not by him , and he felt how sore her grandmother when the . he tried to find the old beggar , and after wandering amid his travels he met an elderly woman who appears to the rich , he handed out food to the citizens of the village and give alms to the crowd . The old man met his grandmother , after the close and seeing her grandmother grandmother remembered that it is an old beggar who he chided the last few days . The grandmother even gave him a packet of rice , the man was throwing rice and giving it to remain valid overbearing grandmother , without says sorry and he was just gone and asked permission.
In the middle of his pride, he saw all the eyes of the people who have received alms from the old woman , and the man was furious and immediately went . All peoples are looked angry looking at the treatment of these men . then he promptly left with anger and jealousy he has. Its immediate got home , she saw her son is sick and he was unthinkable to her son constantly . He did not have time to eat and drink , hair loss also becoming exhausted at the thought of his son , but because pride is not willing to be accept the mercy of other people who made her even angrier .
However , his wife asked him to immediately ask apologize to the beggars who had been hurt by them , and finally he listened to what his wife ‘s advice is. After meeting with the old beggar , he immediately apologized and begged his grandmother to forgive his mistakes this time , the grandmother said and asked him to be a nice person in the future , not to be arrogant and has willing wants to share with others. But, if he was back to arrogant again, then the danger will happened to him in the future. The man was agree to what the beggars promised to him.

A few minutes after that, it was back to normal again. the men have had already their rights back and his son also has healed . Because he has the pleasure again , greedy sense of the man that can not be removed , and he was reluctant to share for one another and help one hates the taste . Finally, after the grandmother knew immediately tossing and turning into a chaotic state and head of the man whose hair has turned into a barren and exhausted by his grandmother made a hill and put it on top of the hill . All the local people named it ” Mount Baldy ” . From that story we can take a lesson , that should not be arrogant and greedy , let us share for one another . Let’s help the poor people who need a helping hand from us .

By nurmilam

Credit Cards

Credit card becomes the hot issue between rich people community. Some debates include the primary questions such as; credit card for your lifestyle or style life?
Some peole who are aggre with using credit cards are say that Credit cards can be useful effectively, and we do not need to bring cash money in the wallet as much, users of credit kartukan itself will get a reward or discount, they also will appreciate that more discipline and better yet, we can immediately improve the economic conditions we are quickly if the crisis.
Hoever there are people who disagree with the opinion. Those who against this credit card.However, when there is delinquent in the payment of the debt collector will come and will force the user to pay it immediately and it will be a burden for the user, then the user will also be in the black list of Indonesian banks, credit cards have high interest rates, and are often used in fraud.
So, I think we may use credit card for our lifestyle but not for our style life. We also should manage our expense in dayly life, we might not to be lavish persons. Our energy today will determinants our life in the future.

By nurmilam

ENGLISH, IS IT IMPORTANT FOR ELEMENTARY SCHOOL?

Nowdays, the development of technology is fastier and easier. All of stuff and program technology like laptob, television, notebook, tab and the others used English. English language is the international language that always used for communication and interact with all of people in the world. Moreover, there is something wrong with Indonesian country. Many people are judged that English is can’t become basic standart competition in elementary school. What is the problem from that. Let’s find out the causes and effect from economicly, education and physicology.
From Economicly, English in elementary school in the village and in the city is different such as facilities, skill, and also money. In the village the facilities is so poor. They don’t have good teacher and also book. Therefore many people should pay more for bought book and pay the teacher. As we know that, their parents is not rich as like in the city but they want provide money for succesful their children. But if in the city, they have good teacher and good facilities for study English. they did’t need pay more for facilities because school provide them. But in the city, they can go to course to make their knowledge about English good for them.
From Education, the students need English to become skill for them to understand about basic in the future. As we know that, now all things in the world using in english. it can make them become smart person in the future. and also it can make progress for our country become high education.and to train the children become person that can speak in English. But the other hand, the students in elementary school can understand about foreign language but didn’t understand about their language. It can make them forgot about Indonesian language as national language. it can make them forgot about their root in Indonesia.
From physicology, average the age children in elementary school from 6-10 age years old. They forced study about English that as foreign language for them. In their age, usually time for know about environment, roles and for playing games. From that also, it can make them happy and learn from other. actually English for them is good. But in other hand, if school forced them to learn English it can make them feel bored. And also lesson is too many it can make their brain stress.
In the conclusion from that, English used have negative and positive effect for children. But I think, English lesson don’t erase it become basic competition in lesson but just make the lesson not too many and complicated for them. They just study about alphabet, numbering and others. They are still in childhood they need enough about their behavior from others and how communicate with others. As the government, government should have decision to make the education become good based on the truth in the society. But it is important also for parents to teach their children become smart student.

By nurmilam

MY SELF

My neme is Nurmila Mustika, here I want to write about my self which have so many things that I feel interest, and I need to tell it to u all guys as my readers.
actually I made this article because my name is taken by spay in my school SMAN Sum-Sel (Sampoerna Academy). Well, actually not only me the one who spoke bahasa in this week.
So, I come from Musirawas, this’ one of a small towns from Indonesia. But now I live in Palembang, cause my school in here. In Musirawas I were become one of the best athleth of athletic. I can do many kinds of athletic such as jump high, long jump, jangkit jump, shot put (tolak peluru), and etc. almost become the keeper of the field. Cause I always do my practising with my coach in Musirawas. Every month usually I got the salary 200, that’s why I always do it and I always spirit but beside that I also really love sport to. But my family and all my best friends they don’t really like me to do that because they think I’m a girl, so I need to think about my beauty, my health and etc. but I never here what did they said.
After grade IX graders I was joined the election for entering this school SMAN Sum-sel (SA), cause my mom said that they need my help to can pass from this election and they will not think about my school first, so they can focus with my sister that want to enter the university, so finally I just joined. But the result is I can enter this shool. So my family so proud with me. But, they don’t think about my heart. That time is really really become my big problem cause I think that I’ll go far away from my dad, mom and my beloved sista to. But I can change my paradigm.
When I studied in here at the first time I always get home sick. But after I know pak Romsah, he’s as my P.E teacher in here my problem is getting decreasing. Cause I feel the same like I were in Musirawas. I can joining the competition eventhought I didn’t have time for practicing same like in Musirawas. Here I can join Popda and O2SN to. From this time I can have a big motivasi to my self that how big my problems are there will be the solution. I need to be patient.
So, now I have best friends to in here CDMA (Cindi, Dian, Mila and Abel). I love them so much is the same like I love KM12 you have to know that KM12 is not name of the place but this’ name of my group that means that 12 members of this group they are (Mila, melvi, cici, yhety, harum, devy, reni, afni, eris, dewi jayanti or DJ, lilis, and the last one is Lia). Here I always feel like I have my real family, they always beside me when I need someone to have sharing n caring each other.
Now I have my big spirit for my life in the future.

By nurmilam

Ujian Nasional (Pidato)

kejujuran itu gratis sedangkan kebohongan selalu berbayar

Yth Ibu Erma Retnowati dan Bapak Reynold Bachtiar Hutabara selaku kepala sekolah SMAN Sumatera-selatan.

Yth Ibu Yenny Lidyawati dan Ibu Handayani/ibu sally Kharisma Putri selaku guru bahasa indonesia dan teman-teman yang saya sayangi

Assalamualaikum warahmatullahiwabarokatu

Pada kesempatan ini, perkenankanlah saya menyampaikan sebuah pidato tentang pendidikan. Pada kesempatan ini saya akan menguraikan pidato yang bertemakan Ujian Nasional.

Teman-teman yang saya sayangi tak lama lagi 14 april akan segera tiba, setelah kurang lebih tiga tahun kita bersama dan duduk di bangku SMA kini tibalah kita pada waktunya untuk melaksanakan apa yang dikatakan Ujian Nasional. Sebelum ujian nasional itu berlangsung tahukah teman-teman apa yang dimaksud dengan Ujian nasional itu sendiri? Mengapa pemerintah menyelenggarakan ujian nasional itu?

Teman-teman yang saya sayangi, ujian nasional adalah evaluasi belajar yang dilakukan pemerintah setelah melalui proses belajar selama tiga tahun untuk mengukur kwalitas belajar siswa. Tercantum dalam Undang-undang no 20 tahun 2003 yang berisikan adanya tekad dalam melakukan reformasi pendidikan yang sudah lama tidak berjalan sebagaimana mestinya  dan tidak mampu lagi mejawab tuntutan perkembangan masyarakat, bangsa dan negara.

Namun, sejauh ini telah banyak ditemukan berbagai fakta di lapangan secara langsung oleh http://kabarsumatera.com/author/admin/page/427/ sebanyak 1,4 milyar siswa yang melakukan ketidak jujuran dalam melaksanakan Ujian Nasional, sebagian besar dari mereka para siswa dan orang tua rela mengorbankan apa saja asalkan anak-anak mereka bisa LULUS ujian nasional secara tidak langsung itu menyatakan bahwa tujuan dari pemerintah tersebut telah tidak terlaksanakan dengan baik, untuk apa pemerintah menyelenggarakan ujian nasional jika tidak sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Sebagian besar alasan mereka yang melakukan itu dikarenakan ujian nasional mempengaruhi universitas yang akan mereka dapatkan yaitu 40% diambil dari UAS dan 60% diambil dari hasil UN. Jika, ujian nasional buruk maka mereka tidak dapat melanjutkan ke universitas yang mereka inginkan dan masa depan merekapun terancam suram.

Teman-teman yang saya sayangi dan saya cintai, marilah kita membantu tugas pemerintah dalam meningkatkan mutu bangsa kita ini. Mari laksanakan Ujian Nasional dengan JUJUR dan tidak ada nepotisme dalam segi apapun, sesungguhnya ALLAH SWT mencintai hamba-hambanya yang jujur.

Baiklah saya kira cukup sampai disini pidato saya tentang ujian nasional ini, semoga teman-teman dan bapak ibu guru dapat mengambil nilai-nilai positif nya, salah dan khilaf saya mohon maaf dan kepada Allah saya mohon ampun.  Wassalamu’alaikum wr.wb

By nurmilam

“Aku Lebih Suka Pakai Bahasa Indonesia”

Tren bahasa alay semakin merebak di tengah pergaulan anak dan remaja. Iklan televisi sampai ulangan sekolah terkena demam bahasa alay.

Para remaja tampak sangat menikmati mengkreasikan huruf dan angka ini menjadi kata dan kalimat yang umumnya dipakai dalam percakapan di pesan singkat, pesan elektronik, dan situs jejaring sosial. Tak ayal, banyak orangtua kebingungan.

Candrika Sagitasari mengaku pernah menggunakan bahasa alay saat berkomunikasi dengan teman-temannya. Namun, sekarang tidak lagi.

“Aku dan teman-teman sudah jarang pake bahasa alay. Awalnya seru, lucu. Tetapi tolong, mindset kita bilang bahwa bahasa alay itu enggak keren dan kita (sekarang) nolak itu,” ungkap siswi SMA Negeri 70 Jakarta Selatan ini saat diajak berbincang Kompas.com, Senin (29/210/2012) siang.

“Sekarang, dalam pergaulan, aku lebih suka pakai bahasa Indonesia. Dan, kita harus melestarikannya dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Penggemar buku-buku puisi Chairil Anwar ini menyadari bahwa ada kemerosotan perkembangan bahasa di kalangan anak dan remaja belakangan ini menyusul maraknya penggunaan bahasa alay dalam pergaulan sehari-hari. Dia khawatir, ke depannya, generasi muda bisa gagal berbahasa Indonesia dengan baik dan benar. Buktinya, lanjut Candrika, bisa dilihat dari nilai ulangan dan ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia.

“Bahasa alay itu kata-kata atau kalimat yang jika dimisalkan seperti kata ‘lagi’ menjadi ‘gy’, terus ‘kamu’ menjadi ‘k4mU’, dan masih banyak lagi. Pokoknya perkembangan bahasanya jadi parah. Sangat disayangkan, deh,” kata Candrika,

Candrika juga berkomentar, bahasa Indonesia memang akan selalu berkembang mengikuti zaman. Namun, menurutnya, kita tak boleh secara sengaja mengacak-ngacak bahasa Indonesia ke dalam struktur yang berantakan dan tidak dimengerti orang banyak.

“Takut aja, kita jadi melupakan bahasa Indonesia. Contohnya udah ada, nilai rata-rata mata pelajaran bahasa kita itu paling rendah dibandingkan dengan mata pelajaran lainnya,” tuturnya.

Selain membudayakan penggunaan bahasa yang baik dan benar, siswi kelas XI ini juga mengajak generasi muda untuk cinta terhadap karya sastra Indonesia. Dari karya-karya sastra, lanjutnya, anak dan remaja bisa belajar banyak kosakata yang indah yang dapat memperhalus tutur kata seseorang dan memiliki pilihan kata yang lebih santun dan sesuai konteks sehingga dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan baik.
http://edukasi.kompas.com

By nurmilam

Orangtua, Kunci Solusi Kejahatan “Online” pada Anak

Sebagai salah satu negara pengguna jejaring sosial terbesar di Asia Tenggara, Indonesia semakin sukar untuk lepas dari ketergantungan berkehidupan sosial melalui dunia maya. Fenomena internet ini pun mengancam keselamatan masyarakat, terutama anak-anak di bawah umur yang masih rentan.

Fenomena ini berpengaruh pada maraknya tindak kejahatan seksual secara online. Menanggapi fenomena ini, psikolog anak, Andri, melihat perlunya pembenahan dan penyesuaian masyarakat terhadap dampak media online. Menurut Andri, orangtualah yang berperan utama dalam mengantisipasi masalah sosial ini.

“Di China, akses internet itu dibatasi, kita enggak boleh akses Facebook karena khawatir ada penjualan manusia. Tapi warga kita sudah tidak bisa dibendung lagi, orangtua juga kadang pasrah atau sebagiannya sengaja memberi kebebasan anaknya untuk memiliki akun di Facebook, padahal orangtua tahu pada batasan umur berapa anak boleh memiliki akun tersebut,” ujar pengajar di Bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran UKRIDA, Jakarta, Rabu (31/10/2012).

Orangtua, lanjutnya, seringkali menjadi faktor utama penyebab perilaku anak di dunia maya tidak terbendung. Bukan hanya karena gagap teknologi sehingga membiarkan anak mengakses situs jejaring sosial sedemikian mudah dan sering, tetapi juga karena gengsi. Banyak orangtua yang gengsi jika anaknya yang belum cukup umur tidak mengakses dunia pertemanan yang sangat luas itu.

“Kesalahan orangtua adalah memberi kebebasan tapi tidak ikut di dalamnya. Anak-anak jadi gaul boleh saja, tapi kita sebagai orangtua harus cerdas menuntun dan masuk dalam dunia mereka,” tambah Andri lagi.

Menjadi bagian dalam akun Facebook anak sangat dianjurkan oleh Andri. Pasalnya, kontrol seperti itu justru akan memudahkan orangtua untuk ikut memantau pertemanan anaknya.

“Untuk anak di bawah umur, harus ada kesepahaman antara anak dan orangtua, bahwa akun yang dibuka itu harusnya dibagi. Posisi ini, membuat orangtua bukan hanya ikut jadi teman atau follower anak, tetapi memang akunnya dimiliki bersama agar terpantau. Lagi pula, aturan mainnya memang anak di bawah umur belum boleh mengakses media tersebut,” jelasnya.

Mengamati akses internet anak juga sebaiknya orangtua menempatkan posisi yang dekat dengan anak. Ketersediaan komputer berinternet misalnya tidak lagi berada di kamar anak, tapi di ruang keluarga atau ruang komputer bersama.

“Akan lebih bijak lagi kalau ada disiplin waktu atau pembatasan jam mengakses facebook. Misal, waktu penggunaan Facebook per hari hanya1-2 jam saja, itu pun sudah banyak,” katanya lagi.

Mengalihkan anak dan diri sendiri terhadap Facebook juga dapat dilakukan dengan cara lainnya, yaitu rutin berekreasi bersama keluarga.

“Rekreasi itu sudah harus sering dilakukan keluarga di rumah, mereka bisa dialihkan dengan kasih sayang keluarga dari kegiatan tersebut, disana ada mengobrol, berbagi dan interaksi yang banyak,” ucapnya.

Andri menilai, perhatian dan pengertian orangtua dapat mencegah aksi kejahatan yang banyak terjadi di dunia online. Untuk itu, ia menyarankan kepada orangtua agar menjadi teman yang tidak menjenuhkan, bisa beradaptasi dengan anak, dan menjadi teman yang nyata.

“Anak-anak itu masih labil, mudah terpengaruh. Karena pada dasarnya manusia punya sifat ingin bersosial dan berteman. Ketergantungan terhadap Facebook itu sangat bisa mengobati anak-anak kita yang galau dan butuh teman dengan cepat, posisi ini yang seharusnya diambil orangtua. ketika bala bantuan yang datang adalah dari facebook. Maka akan bahaya,” katanya.
http://edukasi.kompas.com

By nurmilam

Kurban di SMAN SUM_SEL

Idul adha bersama keluarga di SMAN Sum-sel (Sampoerna Academy), gak kalah asyiknya sama dirumah sendiri…

disini kita juga makan apapun yang kita mkan sama kaya’ dirumah…
tapi bedanya kalau dirumah kita bisa kumpul bersama keluarga kandung kita, namun jika di sini kita hanya bertemu dan merayakan hari lebaran bersama keluarga angkat saja..:(
sedih sih,,, tapi cuma sedikit:)
namun kami disekolah mengadakan kurban, kemudian kami bagikan ke tetangga2 yang berada disekitar sekolah kami tercinta ini..
Image

pada bisa lihatkan betapa serunya kami saat itu dan betapa sibuknya 🙂

CREATED BY : NURMILA MUSTIKA

By nurmilam